Sempat Di Isukan Curang, R’Bonney Gabriel Jadi Miss Universe 2022

Miss Universe 2022 merupakan ajang bergengsi kelas dunia yang baru saja dimulai. Pemenangnya adalah R’Bonney Gabriel, yang memenangkan dan mengenakan mahkota Miss Universe yang baru.

Ia pun mengaku tidak pernah menyangka akan meraih kemenangan tersebut, pernyataan tersebut disampaikannya pada Senin (16/1) dengan mengunggah video di akun resmi Miss Universe Did.

“Setelah aku dimahkotai, aku segera mendapat ucapan selamat, melakukan wawancara, bersenang-senang di after party di New Orleans. Mungkin aku terjaga sampai jam 5 subuh, berkumpul dengan beberapa teman dan keluarga,” ujarnya.

Namun siapa sangka jika kemenangan ini mendapatkan tuduhan miring. Ia dianggap melakukan kecurangan. Berikut adalah ulasan selengkapnya mengenai Miss Universe 2022 seperti berhasil dirangkum dari Liputan6.com dan beragam sumber lainnya.

Kemenangan Dipermasalahkan
Usai memenangkan ajang bergengsi Miss Universe 2022, Gabriel yang merupakan wanita berdarah Amerika-Filipina itu mengaku beristirahat sejenak. Lalu ia mengepak seluruh barangnya guna terbang ke New York dengan jadwal keberangkatan pesawat pada malam hari.

Di Big Apple ia akan dijadwalkan berkunjung ke sejumlah media hingga sepekan ke depan. Wajahnya memang nampak berseri-seri, ia tidak bisa berbohong atas rasa bahagia sekaligus bangganya. Warna busana yang dikenakan kala itu juga sangat mendukung yaitu fuschia terang dengan inner menerawang dibalut mantel dan ikat pinggang.

Banyak penggemar yang meninggalkan ucapan selamat atas kemenangannya, namun tidak semua. Di sisi lain, para penggemar kontes kecantikan satu ini menumpahkan rasa kecewa mereka lantaran memilih Gabriel menjadi pemenang Miss Universe 2022 dan mengklaim jika ‘Miss Universe sudah dicurangi’.

Seperti dikutip dari laman opoyi.com via Liputan6.com, penggemar mengatakan kemenangan Gabriel hanyalah hasil ‘favoritisme’ belaka sembari menyematkan sejumlah bukti untuk mendukung kliam mereka. Salah satunya saat Gabriel mengenakan kostum nasional bertema luar angkasa sambil menggendong properti berbentu bulan yang membuat model itu berjalan tertaih-tatih.

Baca Juga :  Sederet Fakta Miss Universe 2022 R'Bonney Nola Gabriel

Seperti dikutip dari laman The Sun, ketiga wanita cantik menjawab pertanyaan di babak top 3 sebelum pengumuman pemenang. Mereka ditanya tentang apa yang akan dilakukan apabila terpilih menjadi Miss Universe untuk memberdayakan perempuan yang progresif.

Mendengar pertanyaan ini, Miss Republik Dominika mengatakan akan menjadi seorang duta guna menyampaikan pesan soal hak-hak perempuan karena dirinya sudah berkiprah di bidang tersebut.

Sementara Miss Venezuela Amanda Dudamel mengatakan dirinya hendak meneruskan legasi yang sudah ditunjukkan perempuan di seluruh dunia. Kemudian Gabriel merefleksikan diri dengan tugas Miss Universe dalam pekerjaannya sebagai perancang busana.

“Saya menggunakan fashion sebagai kekuatan untuk kebaikan. Di industri fashion, kami menurunkan polusi dengan menggunakan materi daur ulang, dan mengadvokasi para perempuan penyintas human trafficking dan kekerasan domestik,” papar Gabriel.

R’Bonney Gabriel Membantah

Pemenang dari gelar Miss USA akan mewakili negara itu di Miss Universe setiap tahunnya, yang berarti Miss USA 2022 R’Bonney Gabriel telah bersaing dengan 83 kontestan lain di ajang tahun ini, “Kami sangat percaya setiap orang memiliki hak untuk mengekspresikan pikiran dan pengalaman mereka tanpa pembalasan dan intimidasi,” tambah perwakilan Miss Universe.

Pihaknya juga mengimbuhkan bahwa ada sistem untuk memastikan keadilan dalam kompetisi nasional tersebut. “karena itu kami telah memulai tinjauan aktif terhadap situasi ini.”. Gabriel pun juga mengaku bahwa kontes ini tidak dicurangi. “”Tuduhan saat ini didasarkan pada persepsi dan bukan kebenaran,” katanya.

“Saya tidak akan pernah ingin mengikuti kompetisi yang dicurangi. Saya tahu semua kontestan bekerja sangat keras untuk mempersiapkan diri dan saya tidak ingin tuduhan ini membayangi pencapaian semua wanita yang berpartisipasi dalam kompetisi Miss USA tahun ini,” imbuh wanita 28 tahun tersebut.