Hedging Forex Adalah

Hedging dalam bahasa Indonesia adalah lindung nilai, sebuah teknik strategi trading yang dilakukan untuk melindungi dana yang akan digunakan oleh trader dari fluktuasi nilai tukar yang merugikan.

Dalam dunia investasi, hedging adalah salah satu istilah yang perlu diketahui oleh setiap investor. Ketika melakukan investasi tanpa adanya strategi yang matang, maka seorang investor tidak akan mendapatkan keuntungan investasi dengan optimal.

Untuk lebih jelasnya mengenai apa itu hedging, alasan hedging penting dalam kegiatan investasi, cara kerja dan peraturan hedging yang berlaku di Indonesia.

Apa Itu Hedging?

Hedging adalah strategi investasi yang digunakan dengan tujuan untuk melindungi portofolio investasi seorang investor dari nilai minus atau strategi untuk mengurangi risiko dari hal-hal yang tidak inginkan.

Dalam bahasa Indonesia, hedging artinya lindung nilai yang merupakan suatu strategi yang bertujuan mengurangi dampak risiko bisnis yang tidak terduga. Secara etimologis, hedging berasal dari bahasa Inggris, yaitu hegde artinya lindung nilai. Sementara itu, secara terminologis, hedging adalah tindakan untuk mengurangi ketidakpastian dari pergerakan aset di waktu yang akan datang.

Pergerakan saham dan perubahan nilai dalam investasi dipengaruhi oleh banyak faktor yang cenderung sulit diprediksi. Sehingga, seorang investor perlu instrumen tertentu untuk melindungi nilai aset yang mereka punya. Tujuan penggunaan hedging adalah sebagai mitigasi risiko yang melindungi kondisi finansial investor dan memberikan keuntungan.

Kenapa hedging dilakukan? Pada umumnya, hedging banyak dilakukan oleh perusahaan yang sering melakukan transaksi dengan mata uang asing atau valas. Pergerakan nilai mata uang asing yang fluktuatif akan mempengaruhi untung dan rugi sebuah perusahaan. Maka dari itu, penggunaan hedging adalah salah satu strategi untuk mengatasi hal tersebut.

Dalam penerapannya, hedging adalah strategi yang telah diatur secara resmi di peraturan pemerintah. Bahkan, strategi ini dilakukan pada sejumlah bisnis BUMN melalui kebijakan Prosedur Operasi Standar, yang secara resmi dikeluarkan oleh Menteri BUMN dengan detail nomor S-687/MBU/10/204 yang berisi mengenai SOP Lindung Nilai.

Bank Indonesia juga mengimbau pada perusahaan yang sering bertransaksi dengan valuta asing atau perusahaan yang memiliki utang di luar negeri untuk menerapkan hedging dalam jumlah 25% dari total uang luar negeri.

Cara Kerja Hedging

Hedging adalah suatu penyeimbang untuk melindungi nilai dari sebuah aset atau instrumen kerugian dari risiko yang terlalu besar. Hedging digunakan untuk berbagai macam risiko, misalkan ketika sebuah perusahaan melakukan transaksi dengan perusahaan yang berlokasi di luar negeri dan transaksi yang menggunakan mata uang asing.

Kapan perusahaan melakukan hedging? Ketika nilai mata uang asing bisa saja mengalami penurunan harga atau naik, alias fluktuatif. Maka dari itu hedging dibutuhkan karena dapat mengurangi risiko kerugian akibat nilai mata uang yang berubah tanpa bisa diprediksi.

Hedging penting dilakukan untuk perusahan dan investor sebagai pencegahan kebangkrutan. Terutama ketika sedang terjadi krisis besar-besaran yang sulit dihindari. Dengan adanya hedging, kerugian bisa dicegah dan menjaga kondisi keuangan.

Jenis-jenis Hedging

Hedging mempunyai jenis yang dibedakan sesuai prosesnya, berikut adalah penjelasannya:

1. Kontrak Serah (Forward Contract)

Jenis pertama dari hedging adalah kontrak serah yang mengacu pada kesepakatan dua pihak untuk melakukan transaksi di tanggal dan harga sesuai perjanjian. Tujuan kontrak serah adalah mengurangi terjadinya perubahan nilai terhadap aset atau komoditas.

Dengan adanya kontrak ini, perubahan nilai di pasar tidak akan mempengaruhi isi perjanjian. Oleh karena itu, keuntungan penggunaan kontrak serah pada hedging adalah menghindari kerugian dari adanya perubahan, seperti kurs mata uang.

2. Kontrak Berjangka (Futures Contract)

Jenis dari hedging adalah kontrak berjangka untuk memperoleh kesepakatan harga sebelum terjadinya transaksi jual beli. Biasanya kontrak ini terjadi antara dua pihak pada bursa berjangka.

Dalam kesepakatan kontrak, kedua belah pihak telah menyetujui harga untuk pembelian sebuah instrumen atau aset di masa depan. Jika ada kenaikan atau penurunan harga, tidak akan mempengaruhi kesepakatan.

3. Pasar Uang

Pasar Uang merujuk pada lokasi transaksi jual beli jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu tidak lebih dari setahun. Ada beragam strategi hedging yang bisa diterapkan untuk melindungi nilai sebuah instrumen, salah satunya yang digunakan adalah covered call untuk ekuitas.

Strategi Hedging

Pada dasarnya, hedging adalah sekumpulan strategi yang bisa dipilih untuk melindungi nilai keuangan atau sebuah instrumen. Terdapat beberapa strategi hedging yang bisa diterapkan sesuai kebutuhan yaitu:

1. Arbitrase

Strategi arbitrase untuk hedging adalah teknik yang paling sering digunakan oleh trader dan investor. Cara kerja strategi ini yaitu melakukan pembelian produk emiten atau saham dan segera menjualnya ke tempat lain dengan harga paling tinggi. Dengan strategi ini, investor atau trader akan mendapatkan keuntungan dari nilai penjualan yang lebih tinggi dari pembelian.

2. Diverifikasi

Strategi kedua hedging adalah diverifikasi dan merupakan teknik yang paling direkomendasikan saat melakukan investasi. Teknik ini yaitu dengan berinvestasi di lebih satu aset investasi yang tidak terkait satu sama lain.

Contoh, kamu adalah seorang investor pada sektor perdagangan seperti saham marketplace dan sektor pariwisata. Jika sektor pariwisata sedang sepi akibat dampak pandemi, maka kamu bisa mendapatkan keuntungan dari sektor marketplace. Karena meskipun dalam keadaan pandemi, potensi belanja online semakin tinggi pada sektor marketplace.

3. Average Down

Strategi ketiga hedging adalah average down yang dilakukan dengan membeli saham secara bertahap ketika terjadi penurunan harga saham. Investor akan membeli saham dengan harga lebih murah. Sehingga ketika harga saham naik mencapai di tengah harga pembelian pertama atau kedua, investor akan mendapatkan keuntungan yang bisa menutupi kerugian pertama pembelian.

4. Tutup Tunai

Strategi terakhir hedging adalah tutup tunai yang merupakan metode paling sederhana. Tutup tunai biasanya dilakukan ketika harga saham mengalami penurunan tidak menentu. Untuk mengatasi hal tersebut, seorang investor akan memilih menyimpang uang secara tunai sebagai upaya melindungi kondisi finansial dan mengurangi kerugian.

Apa itu Teknik Hedging dalam Forex?

Sama seperti penjelasan mengenai hedging sebelumnya, dalam kegiatan trading forex, apa itu hedging forex adalah strategi trading untuk membatasi atau melindungi dana trader fluktuasi nilai tukar mata uang yang tidak menguntungkan. Biasanya para trader akan memperkecil risiko rugi ketika pergerakan nilai tukar mata uang tidak memungkinkan mendapatkan profit.

Baca Juga :  Broker Forex Spread Rendah 0 Pips

Untuk melakukan lindung nilai terhadap risiko fluktuasi nilai mata uang, trader sering menggunakan apa yang disebut pasangan mata uang berkorelasi (currency pair) yang bergerak ke arah yang sama. Selain korelasi mata uang positif, dapat digunakan pasangan mata uang berkorelasi negatif yang bergerak berlawanan arah.

Hedging melibatkan pembukaan posisi buy dan posisi sell dengan ukuran risiko yang sama. Posisi ini dapat dibuka pada pasangan mata uang sama, dua atau lebih aset trading. Dalam trading forex, hedging adalah upaya untuk melakukan buy and sell atas satu aset yang secara bersamaan atau atas beberapa aset tetapi harganya saling searah atau berhungungan.

Cara Melakukan Hedging di Forex

Teknik hedging forex adalah tentang mengurangi risiko seorang trader dan melindungi kerugian dari pergerakan harga yang tidak diinginkan. Teknik hedging forex akan menyarankan pembukaan posisi yang akan mengurangi kerugian total dalam skenario negatif.

Misalnya, seorang trader melakukan buy pasangan mata uang GBPUSD dan USDCHF secara bersamaan, karena keduanya berkorelasi negatif. Jika satu pasangan mulai bergerak ke arah yang tidak diinginkan seorang trader, pasangan mata uang lain akan menghasilkan keuntungan untuk kompensasi kerugian yang dihasilkan dari pasangan mata uang pertama. Ada pula strategi hedging forex yang dapat dilakukan:

  • Buy pasangan mata uang yang bergerak berlawan arah.
  • Buy dan sekaligus sell pasangan mata uang yang berkorelasi positif.
  • Buy dan sell secara bersamaan pasangan mata uang yang sama dengan harga yang sama.
  • Buy dan sell instrumen trading forex yang sama pada waktu yang sama dengan harga berbeda.

Dua strategi hedging forex terakhir dapat disebut teknik hedging locking in sebagai cara mengunci kerugian agar tidak menimbulkan kerugian nilai yang lebih besar lagi. Sebagai contohnya, seorang trader membuka locking forex ketika berada di posisi buy dan sekaligus di posisi sell. Teknik hedging forex ini dilakukan ketika prediksi harga yang dilakukan trader tidak tepat dan untuk meminimalisir kerugian.

Tipe-tipe Hedging Forex

Perkembangan zaman juga memunculkan lebih banyak cara untuk hedging forex. Di antaranya sebagai berikut:

  • Perusahaan ekspor-impor berupaya melindungi diri dari perubahan nilai tukar dengan membeli kontrak Futures atau Forward atas suatu mata uang versus mata uang lain, misal Rupiah ke Dolar AS.
  • Perusahaan manufaktur berupaya melindungi diri dari perubahan harga komoditas dengan membeli kontrak Forward atau Futures, misal kontrak Futures Emas, Besi, atau lainnya.
  • Spekulan (trader) membeli dan menjual saham dan indeks saham (CFD) pada saat yang bersamaan.
  • Trader forex yang terlanjur buy suatu pasangan mata uang, misalnya USD/JPY, ternyata menghadapi kenyataan harganya menurun. Untuk Hedging, ia kemudian membuka posisi sell meski trading buy yang pertama tadi belum ditutup.
  • Trader forex membuka dan menjual beberapa pasangan mata uang yang berhubungan di saat bersamaan, misalnya GBP/USD, EUR/GBP, dan EUR/USD.

Tujuan utama hedging forex sebenarnya untuk membatasi risiko trading di pasar keuangan. Meski demikian, banyak trader forex menggunakannya sebagai strategi trading harian. Umumnya, di pasar forex mata uang yang berpasang-pasangan diperdagangkan untuk mengurangi kerugian dari menurun atau menguatnya nilai tukar suatu mata uang yang berhubungan dengan fluktuasi nilai tukar mata uang pasangannya.

Strategi hedging begitupun teknik hedging yang dilakukan di forex perlu dievaluasi secara berkala dengan mempelajari lebih lanjut mengenai seluk beluk teknik maupun strategi ketika masuk dalam pasar forex. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kerugian akibat penerapan strategi hedging ini.

Untuk menerapkan hedging, seorang trader harus memiliki kemampuan analisa mengenai kondisi pasar dengan baik. Trader juga dipastikan harus mempunyai kemampuan analisa melihat nilai yang berpotensi berbalik arah.. Penting pula untuk trader memahami kapan waktu yang tepat keluar dari pasar forex.

Selain menerapkan teknik hedging dalam trading forex, tentunya seorang trader atau investor perlu pengetahuan yang luas mengenai support serta resistance yang akan membantu seorang investor dan trader melihat pergerakan harga.

Dalam melakukan strategi hedging juga perlu memperhatikan retracement atau reversal, karena sebagian besar trader atau investor sering menyepelekan hal ini dan menganggap harga dapat berbalik arah. Perlu juga diperhatikan ketika membuka posisi buy and sell karena akan selalu ada risiko yang perlu diawasi.

Penting untuk memperhitungkan mengenai hal-hal yang diluar dugaan seperti harga berbalik arah serta tidak sesuai dengan tren yang diinginkan, karena risiko bisa terus mengincar kapan saja, maka dari itu menggunakan strategi yang tepat dapat menghindarkan seorang investor dan trader dari risiko yang bisa terjadi.

Kesimpulan

Kita telah membahas seputar hedging dalam gambaran umum dan pada pasar Forex. Pada intinya, hedging adalah pelindung untuk investor dan trader dari volatilitas dan juga risiko pasar. Dengan hedging juga, kita mendapatkan beberapa keuntungan yaitu perlindungan yang mampu mencegah kerugian pasar, meningkatkan likuiditas yang membantu investor untuk berinvestasi pada berbagai jenis aset, dan memiliki mekanisme harga yang lebih fleksibel.

Strategi hedging wajib dipelajari, dipahami, dan dievaluasi secara berkala dalam penerapan untuk seluruh investasi dan trading. Dalam kegiatan investasi, seseorang pasti menginginkan keuntungan, maka dari itu perlu untuk mempelajari lebih jauh dan hati-hati mengenai penerapan teknik hedging untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, salah satu strategi hedging adalah dengan diversifikasi. Jika kamu saat ini sedang melakukan diversifikasi investasi, kamu bisa alokasi modal kamu untuk menambah aset saham bisnis potensial melalui skema equity crowdfunding.

Platform equity crowdfunding yang telah berizin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berpengalaman mendanai bisnis potensial di Indonesia. Proses transisi menuju securities crowdfunding untuk memberikan pengalaman diversifikasi investasi dengan pilihan instrumen yang lebih beragam.

Melalui securities crowdfunding, kamu bersama masyarakat luas bersama-sama mendanai bisnis UMKM potensial di berbagai industri. Dengan memilih investasi melalui skema securities crowdfunding, kamu akan mendapatkan keuntungan secara rutin berupa dividen dari usaha yang kalian danai.

Nantinya, usaha yang kalian danai memiliki prospek untuk berkembang dan ekspansi. Dengan pertumbuhan ini, maka kamu juga memiliki potensi untuk mendapatkan dividen yang lebih besar.